Rabu, 28 September 2011

PENGHUNI NERAKA KEBANYAKAN WANITA

WANITA ADALAH PENGHUNI NERAKA TERBANYAK

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، قَالَ : خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ
الَى الْمُصَلَّى ، فَصَلَّى ثُمَّ انْصَرَفَ يَعْنِي فَوَعَظَ النَّاسَ ثُمَّ انْصَرَفَ فَمَرَّ عَلَى النِّسَاءِ ، فَقَالَ : يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ ، فَقُلْنَ : لِمَ ذَاكْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ ، فَقُلْنَ لَهُ : وَمَا نَقْصُ عَقْلِنَا وَدِينِنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : أَلَيْسَ أَنَّ شَهَادَةَ الْمَرْأَةِ مِثْلُ نِصْفِ شَهَادَةِ الرَّجُلِ ؟ ، قُلْنَ : بَلَى ، قَالَ : فَذَلِكَ مِنْ نُقْصَانِ عَقْلِكُنَّ ، أَوَلَيْسَ إِذَا حَاضَتِ الْمَرْأَةُ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ ؟ قُلْنَ : نَعَمْ ، قَالَ : فَذَلِكَ مِنْ نُقْصَانِ دِينِهَا ،

Artinya:Di riwayatkan dari Abi sa'id Al khudry RA.Ia berkata: Suatu saat pada waktu hari raya fitri atau adha, Rosululloh SAW keluar rumah menuju tempat sholat...lalu beliau sholat...stelah selesai sholat dan khutbah beliau kembali,di tengah jalan bertemu para wanita.Beliau bersabda: Hai para wanita...bershodaqohlah kalian....karena sesungguhnya aku telah melihat kalian itu (para wanita) sebagai penghuni neraka terbanyak,,,,.Para wanita itu bertanya : kenapa bisa begitu wahai Rosulalloh?...Nabi menjawab: Karena kalian sering (suka/mudah) melaknat ,dan kalian mudah memutus hubungan kekeluargaan..aku tidak pernah melihat orang yang akalnya dan agamanya kurang, yang mampu menaklukkan kecerdasan lelaki pintar melebihi kalian (para wanita)....mereka wanita-wanita itu bertanya lagi kepada Rosululloh. Apa maksud dari kurangnya aqal kami dan agama kami wahai Rosulalloh?..Nabi menjawab; Bukankah kesaksian seorang wanita itu separo dari kesaksian lelaki? .....( kesaksian dua wanita sama dengan kesaksian satu lelaki). Para wanita itu menjawab: Benar....Nabi meneruskan sabdanya: Itulah maksud kurangnya aqal kalian..,Nabi bertanya: Bukankah saat wanita haid tidak boleh sholat dan tidak boleh puasa? ..Mereka menjawab: Benar..Nabi bersabda: itulah maksud dari kuragnya agama wanita...(HR.BAIHAQI)

Wahai muslimah...Rosululloh telah memberi tuntunan..
Alloh telah berfirman : Katakanlah wahai muhammad...Jika kalian cinta kepada Alloh maka ikutilah aku...
Semoga Alloh selalu melimpahkan taufiq kepada kita.amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar